recent posts

banner image

Luar Biasa Lagu Akad

Sejak pertama kali rilis, lagu "Akad" dari Payung Teduh banyak mendapat cemoohan dari penggemar mereka sendiri. Lagu ini dianggap keluar dari gaya bermusik Payung Teduh sendiri. Dan band yang beranggotakan Muhammad Istiqamah Djamad (vokal dan gitar), Alejandro Saksakame (drum), Comi Aziz Kariko (bass) dan Ivan Penwyn (guitalele) itu dituduh telah terkontaminiasi dengan pasar.

Namun Is dan kawan-kawan membuktikan bahwa mereka tak salah membuat lagu "Akad". Meski baru beberapa bulan dirilis, lagu tersebut mencapai sukses luar biasa. Di YouTube (14/9/2017), videonya sudah ditonton lebih dari 7,3 juta kali. Bahkan kini, lagu tersebut seperti menjadi lagu wajib yang diputar di acara-acara pernikahan.


"Jujur lagu 'Akad' itu di luar ekspektasi kami. Awal rilis itu banyak yang mencemooh, banyak komen negatif. Tapi buat kami, memang harus keluar dari zona nyaman. Kalau musik gitu-gitu aja mending kami berhenti ngeband," kata Is, usai tampil di Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Minggu (10/9/2017) malam.

Padahal, "Akad" tidak dipersiapkan sebagai lagu jagoan untuk album ketiga mereka. "Akad" terpaksa diserahkan kepada manajemen lantaran mereka sudah melewati waktu tenggat untuk menyerahkan single pertama. Maklum, Payung Teduh sangat sibuk manggung hingga penggarapan album pun mengalami sedikit hambatan.

"Kami kan biasa kalau rilis album ada lagu jagoannya. 'Akad' ini jagoan yang ke empat sebenarnya, jagoan yang pertama dan kedua itu beda lagi. Tapi karena 'Akad' paling cepat penggarapannya, kami lempar ke manajemen, lagu 'Akad'. 'Akad' juga secara musik dan lirik paling sederhana, " ungkap Is.

Selain itu, Is juga mengungkapkan kalau album terbaru Payung Teduh nanti akan berbeda dari dua album Sebelumnya. "Payung Teduh yang baru akan lebih berteriak. Lagu 'Akad' misalnya tidak setenang biasanya, tapi tetap menyampaikan syahdunya Payung Teduh," tutur Is.

Sebenarnya Apa sih makna beberapa penggalan lirik di lagu Akad ini?

personel Payung Teduh


Dimulai dari "Bila nanti saatnya telah tiba, Ku ingin kau menjadi istriku".

Bila lirik ini ditujukan khusus untuk para lelaki, maka bisa berarti untuk memberitahu soal wanita yang tidak terlalu suka digantung terlalu lama. Jika berpacaran bertahun-tahun pun, dalam benak hati wanita mungkin terbesit tanya "Kok doi gak pernah bahas-bahas lamaran sih?"

Iya, mereka mungkin nyaman dengan kamu. Tapi apa iya masih betah berlama-lama kalau tidak ada niatan untuk serius. Jadi untuk lelaki, cepatlah peka. Kalau masih mau main-main, carilah di gerbang sekolah.

Masih banyak adek-adek SMA yang mau kalau kamu ajak nonton, tapi untuk umur setua Anda? Hmmmm…… masih mau main-main ?

Sementara khusus untuk para wanita, lelaki kadang-kadang suka tersembunyi di dalam menyampaikan apa tujuannya. Wanita kadang-kadang cuma maunya saja dimengerti, tapi sulit sekali untuk mengerti laki-laki. Jadi, jangan pernah anggap semua laki-laki sama.

Kalau kalian punya pacar yang ciri-cirinya suka ngegantungin kaya yang di atas, belum ada kata terlambat untuk menghentikan semuanya. Tapi kalau kalian punya pacar yang dari awal niat untuk serius, cobalah saling percaya.

Mungkin, dia sedang menyiapkan segalanya. Jadi kamu para wanita tinggal terima enaknya saja. Laki-laki pada dasarnya semua bertanggung jawab, tapi asal si wanita mau bersabar.

Sementara untuk lirik "Namun Bila saat berpisah tlah tiba, Izinkanku menjaga dirimu", kadang apa yang kita rencanakan belum tentu Tuhan restui.

Payung Teduh mengajarkan bahwa setiap ada perjumpaan pasti ada perpisahan. Tapi alangkah lebih baik berpisah secara baik baik, apalagi saling menjaga satu sama lain.
Solidaritas ternyata bukan hanya antar umat beragama saja, tetapi solidaritas kerukunan antar permantanan juga perlu. Kita harus sabar dan terima segala kehendak-Nya.

Bila suatu ketika kita sedang putus hubungan sama doi, opsinya cuma dua. Pertama, Tuhan lagi menguji kesabaran kita. Kedua, Tuhan sedang membiarkan kita dalam proses perbaikan diri, jadi di masa upgrade itu Anda dibiarkan untuk memantaskan diri, introspeksi diri, dan belajar untuk berbesar hati, dan tabah.

Mau berpacaran bertahun-tahun saja masih ada yang putus, bahkan yang mau ijab qobulan saja ada yang gagal. Jadi khawatirnya jangan terlalu sering. Mungkin jodoh kita lagi dijagain orang lain, berdoa saja dikembalikan dengan utuh.

Jadi Intinya tetap berbesar hati dan menerima segala keputusan-Nya dengan prasangka baik. Masih ingat Raisa – Keenan kan? Coba kurang apa mereka, cantik dan ganteng, anaknya seperti apa kalau mereka nikah? Eh malah Raisa kenanya sama Hamish, padahal mereka belum lama berpacaran.

Tapi dibalik itu semua memang lagu Akad-nya Payung Teduh memang banyak diklaim luar biasa. Jadi kita mendapat pelajaran bahwa setiap niat tulus dan serius pasti akan membawa kita ke jenjang yang serius juga. Finalnya di Akad. Kalau tidak serius, ya mau bertahun-tahun awet pacaran tetep kandas juga.

Ingat lah penggalan lirik terakhir di lagu Payung Teduh ini: "Sudilah kau menjadi…… istriku ?"




Sumber: hipwee & liputan 6
Luar Biasa Lagu Akad Luar Biasa Lagu Akad Reviewed by Redaksi on September 14, 2017 Rating: 5

No comments:

Terimakasih sudah membacanya! Tetap berbuat baik adalah pilihan.

Powered by Blogger.